About Me

BK SMA Negeri 1 Gegesik
Guru BK memfasilitasi siswa untuk meraih masa depan cerah
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Statistik

Komentar

Sabtu, 26 November 2011

15 FAKULTAS KEDOKTERAN TERBAIK DI INDONESIA

Sebagian besar PT yang masuk the Best Top 10, adalah PTN serta PT yang berada di Jawa, sebanyak 61% dari PT yang masuk urutan 10 besar berstatus negeri dan 90% berada di Jawa.

TOP PRODI KEDOKTERAN

1. UI (BHMN) - Jakarta

2. UGM (BHMN) - Yogyakarta

3. UNAIR (BHMN) - Surabaya

4. UNPAD (Negeri) - Bandung

5. UNDIP (Negeri) - Semarang

6. UNHAS (Negeri) - Makkasar

7. USU (BHMN) - Medan

8. TRISAKTI (Swasta) - Jakarta

9. UNSRI (Negeri) - Palembang

10. UDAYANA (Negeri) - Denpasar

11. ATMAJAYA (Swasta) - Jakarta

12. ANDALAS (Negeri) - Padang

13. UNIBRAW (Negeri) - Malang

14. Maratha (Swasta) - Bandung

15. UNS (Negeri) - Surakarta
Stress merupakan fenomena psikofisik yang bersifat manusiawi, dalam arti bahwa stress itu bersifat inheren dalam diri setiap orang. Stress sering dialami setiap orang, dengan tidak mengenal jenis kelamin, usia, kedudukan, jabatan, atau staus sosial ekonomi. Stress dapat memberikan pengaruh positif maupun negatif terhadap individu. Pengaruh positif yaitu mendorong individu untuk melakukan sesuatu, membangkitkan kesadaran, dan menghasilkan pengalaman baru. Sedangkan pengaruh negatif yaitu menimbulkan perasaan-perasaan tidak percaya diri, penolakan, marah, atau depresi; memicu berjangkitnya sakit kepala, sakit perut, insomnia, tekanan darah tinggi atau stroke.

Stress adalah “perasaan tidak enak, tidak nyaman, atau tertekan baik fisik maupun psikis sebagai respon atau reaksi individu terhadap stresso yang mengancam, mengganggu, membebani atau membahayakan keselamatan, kepentingan, keinginan atau kesejahteraan hidupnya”.
Adapun gejala-gejala stress, baik fisik maupun psikis adalah;
1. gejala fisik, diantaranya : sakit kepala, sakit lambung (maag), hipertensi, sakit jantung atau jantung sering berdebar-debar, insomnis, mudah lelah, keluar keringat dingin, kurang selera makan, dan sering buang air kecil.
2. gejala psikis, diantaranya ; gelisah dan cemas, kurang dapat berkonsentrasi belajar atau bekerja, sikap apatis, sikap pesimis, hilang rasa humor, bungkam seribu bahasa, malas belajar atau bekerja, sering melamun, dan sering marah-marah atau bersikap agresif (baik secara verbal maupun nonverbal, seperti kata-kata kasar, dan menghina; menempeleng, menendang, membanting pintu, atau memecahkan barang-barang).
Faktor pemicu stress itu dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa kelompok berikut.
1. stressor fisik biologik, seperti; penyakit yang sulit disembuhkan, cacat fisik atau kurang berfungsinya salah satu anggota tubuh, wajah yang tidak cantik/ganteng, dan postur tubuh uang dipersepsi tidak ideal (seperti terlalu kecil, terlalu gemuk, kurus, pendek).
2. stressor psikologis, seperti; berburuk sangka, frustrasi, iri hati atau dendam, sikap permusuhan, perasaan cemburu, konflik pribadi, dan keinginan di luar kemampuan.
3. stressor sosial, seperti : a) iklim keluarga keluarga yang kurang harmonis dan kondusif,    b) faktor pekerjaan, c) iklim lingkungan yang tidak sehat.



Kamis, 24 November 2011

BELAJAR YANG MENYENANGKAN

     Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh kita untuk menciptakan suatu kondisi belajar itu menjadi menyenangkan, berikut cara-caranya
  1. Rapikan penampilan dan atur suasana belajar yang nyaman.
  2. Menyetel musik pada saat belajar. Musik yang dipasang adalah musik instrumentalia yang  bersimponi.
  3. Rumus anti lupa. Dengan menghubungkan konsep atau istilah yang sedang dipelajari dengan kata-kata kunci yang sudah dihafal atau kata-kata yang dekat dengan kita.
  4. Pada saat membaca, mata akan merasa lelah. Dengan menggosokkan mata perlahan, tutup mata dan tutup dengan tangan sekaligus menghirup nafas dalam-dalam akan membuat kita  merasa segar kembali untuk membaca.
  5. Membuat jadwal belajar. Penyusunan jadwal ini disesuaikan dengan materi yang akan dipelajari. Tujuannya, untuk mengefektifkan waktu dan agar semua bahan materi pelajaran dapat dipelajari dengan baik.
  6. Mengetahui manfaat bagi pelajar, agar motivasi belajar tidak loyo.
  7. Ketika satu bahan materi atau satu bab pelajaran sudah selesai dipelajari, proses belajar yang sudah dilalui itu harus dirayakan. Hal ini adalah untuk membentuk motivasi untuk proses belajar selanjutnya.
Rabu, 23 November 2011

Surat lamaran yang baik itu…

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat surat lamaran yang baik, yaitu sebagai berikut:


* Impresif.
Tampilkan jati diri kita secara menarik. Isi surat hendaknya dapat memunculkan kesan simpatik, tidak terlalu arogan tetapi juga tidak terlalu merendah.


* Menarik minat calon atasan.
Kesan pertama sangat penting. Usahakan untuk menyusun surat yang ketika seseorang mulai membacanya, akan langsung tertarik untuk mengetahui lebih lanjut seperti apakah kriteria kita

* Menyebutkan kualifikasi yang diraih.
Prestasi kerja maupun pengalaman yang sukses harus disebutkan, untuk menunjukkan bahwa kita mempunyai prestasi dan pengalaman yang patut dipertimbangkan.

* Menggunakan bahasa yang enak dibaca, ringkas dan padat.
Gunakan bahasa yang sederhana dan ringkas. Kita mempunyai kesempatan untuk menjabarkan semuanya dalam kesempatan wawancara. Untuk saat ini, buatlah penjelasan yang singkat tetapi efektif.

* Kalimat yang efektif.
Hindari kalimat yang tidak efektif, kalimat yang diulang-ulang tanpa alasan, ejaan yang salah, maupun penggunaan tata bahasa yang buruk. Yang sering terjadi adalah penggunaan kata keterangan yang berulang-ulang, atau kata sambung yang berulang-ulang, yang menyebabkan kalimat terasa janggal, yang persis seperti kalimat yang sedang anda baca saat ini, yang menggunakan kata sambung ‘yang’ secara berulang-ulang dan berlebihan.

* Bahasa Indonesia saja
Jika tidak diminta, hindari penggunaan bahasa Inggris, terutama jika kemampuan bahasa Inggris kita kurang baik. Jika bahasa Inggris kita bagus, boleh saja membuat surat lamaran berbahasa Inggris, yang tentu saja merupakan sebuah ‘nilai plus’ bagi kita.

* Tujuan dan alasan melamar pekerjaan.
Cantumkan tujuan dan alasan kita melamar pekerjaan. Biasanya tujuan yang sering disebutkan dalam surat lamaran adalah bahwa kita mempunyai kemampuan dan pengalaman yang memadai dalam bidang pekerjaan tertentu, dan dengan bergabungnya kita ke suatu perusahaan akan dapat memberikan kontribusi yang berharga bagi perusahaan tersebut.

* Kerapihan.
Gunakan kertas yang bagus, bersih dan rapih, tidak kusut, tidak tebal dan tidak mudah terkoyak. Jangan menulis atau mencetak dengan tinta yang terlalu tipis agar surat lamaran mudah dibaca, dan hindari penggunaan tippex.

* Tulis tangan atau komputer?
Lebih baik menggunakan komputer, kecuali perusahaan yang kita tuju mensyaratkan agar surat lamaran ditulis dengan tangan. Agar diperoleh kualitas tulisan yang setara dengan kualitas tulisan dari mesin cetak, sebaiknya gunakan printer inkjet atau laser, dan hindari penggunaan printer dot matrix karena akan memberi kesan kita orang yang tertinggal dalam hal teknologi. Gunakan jenis font standar, seperti Times New Roman untuk memberi kesan formal.